Sukses Gelar Semnas dan Munas ke-V di UNP, IKAPENFI Tetapkan Pengurus Baru Periode 2026-2030

 

PADANG – Ikatan Akademisi Pendidikan Nonformal Indonesia (IKAPENFI) bekerja sama dengan Universitas Negeri Padang (UNP) telah sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Pendidikan Nonformal dan Musyawarah Nasional (Munas) ke-V. Rangkaian acara ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari hari Rabu hingga Jumat, 7-9 Oktober 2026.

Kegiatan Seminar Nasional diselenggarakan di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNP. Acara ini sedianya dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu’ti, namun beliau diwakili oleh Staf Khusus Bidang STEM dan Kompetensi Guru, Prof. Naila Dinia Husni Rakhiem, M.A., Ph.D.. Seminar ini juga menghadirkan dua pakar pendidikan nonformal, yakni Prof. Dr. Gunarti Dwi Lestari, M.Pd. (Ketua IKAPENFI 2022-2026) dan Prof. Dr. Jamaris, M.Pd., dengan dipandu oleh moderator Ciptro Handrianto, Ph.D.. 
Forum ilmiah ini menjadi wadah bagi para akademisi dan pemangku kepentingan untuk membahas kontribusi pendidikan nonformal terhadap pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
 
Selain seminar, agenda utama lainnya adalah pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-V IKAPENFI yang mengambil tempat di Ruang Marapi, UNP Hotel & Convention. Munas ini difokuskan pada penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2022-2026, evaluasi program kerja, serta penataan keberlanjutan organisasi.
 
Puncak dari kegiatan Munas ini adalah ditetapkannya kepengurusan baru IKAPENFI untuk periode 2026-2030. Berdasarkan hasil formatur, Prof. Dr. Puji Yanti Fauziyah, M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta terpilih sebagai Ketua Umum. Ia akan didampingi oleh Dr. Alim Harun Pamungkas, M.Pd. dari Universitas Negeri Padang yang ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal.
Dalam merespons tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan transformasi digital, IKAPENFI telah merumuskan arah pengembangan organisasi untuk periode 2026-2030 yang mencakup tujuh bidang strategis:
  • Organisasi, Tata Kelola, dan Keanggotaan: Berfokus untuk memperkuat administrasi organisasi, regulasi, kelembagaan, serta pengembangan wilayah.
  • Penelitian, Publikasi, dan Hilirisasi: Bertujuan untuk meningkatkan penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, dan pemanfaatan hasil penelitian.
  • Pendidikan, Pembelajaran, dan Pelatihan: Mendorong inovasi kurikulum, pembelajaran, pengembangan pelatihan berkelanjutan, serta sertifikasi kompetensi.
  • Sistem Informasi, Data, AI, dan TIK: Berfokus pada penguatan sistem informasi organisasi, literasi digital, website, dan pemanfaatan teknologi.
  • Hubungan Internasional: Bertujuan memperluas jejaring global melalui penelitian bersama, dosen tamu, pertukaran akademik, dan konferensi internasional.
  • Kemitraan, Pengabdian, dan Hilirisasi: Memperkuat hubungan dengan pemerintah, dunia usaha dan industri, lembaga profesi, organisasi masyarakat, serta alumni.
  • Kemahasiswaan, Prestasi, dan Regenerasi Akademik: Bertujuan untuk mendorong prestasi mahasiswa, partisipasi kompetisi, penelitian mahasiswa, mobilitas akademik, dan regenerasi akademisi.

Selain itu, Munas juga menyepakati sejumlah keputusan penting, seperti penetapan iuran program studi sebesar Rp1.000.000 per tahun, serta rencana pelaksanaan pertemuan kolegial berikutnya pada tahun 2027 di Universitas Negeri Surabaya. Melalui serangkaian hasil ini, IKAPENFI diharapkan dapat terus berkontribusi secara nyata bagi pengembangan kompetensi dan pendidikan nonformal di Indonesia.

Berikut lengkapnya RISALAH KEGIATAN SEMNAS-MUNAS PADANG
klik DISINI